Di dunia
kampus, mahasiswa aktivis dan mahasiswa akademisi sering kali bertolak belakang
pemahamannya. Bahkan tak jarang mereka saling mengklaim bahwa merekalah yang
benar. Bagi kelompok akademisi, kuliah yang tekun merupakan suatu keharusan di
dunia kampus. Kelompok ini sangat khawatir dengan nilai yang buruk dan absensi
yang tidak lengkap karena sangat berpengaruh dengan target mereka untuk lulus
dan mendapat kerja nanti. Kelompok ini lebih memprioritaskan kuliah daripada
kegiatan lainnya di kampus. Sehingga menurut mereka tidak perlu mengikuti
organisasi-organisasi yang macam-macam.
Sementara
kelompok aktivis menganggap kuliah saja tak cukup, mereka harus mencari
tambahan pengetahuan dan pengalaman dari luar, bergabung dalam suatu organisasi
misalnya. Menurut mereka di lapangan kerja nanti yang paling banyak
dibutuhkan adalah pengalaman berorganisasi dan hal demikian hanya bisa di dapat
di dunia organisasi. Ironisnya, sebagian dari kelompok ini biasanya jarang
kuliah. Meskipun ada juga aktivis yang rajin kuliah. Kaum yang jarang kuliah
ini umumnya memprotes bahwa kuliah tidak ada gunanya, sebab ilmu yang
disampaikan dosen hanya itu-itu saja dan bisa di temui di buku-buku pelajaran.
Karena jarang kuliah, nilai mereka jadi pas-pasan. Hal ini tak jarang menuai
penilaian negative kepada dunia aktivis.
Ibarat
kuliah adalah teori dan berorganisasi merupakan prakteknya. Maka teori tanpa
praktek adalah nonsense. Oleh karena itu, menjadi aktivis yang berjiwa akademis
sesungguhnya merupakan solusi untuk menjawab kontra antara kaum aktivis dan
kaum akademisi di atas. Nalar yang kritis dan jiwa yang pemberani untuk terjun
dijalan bukan modal yang cukup untuk menjadi ukuran hebatnya seorang mahasiswa
sehingga bisa dijadikan teladan bagi mahasiswa lainnya. Oleh karena itu harus
diimbangi dengan prestasi akademik yang baik. Faktanya dunia akademik sangat
membantu dunia aktivis. Dan dunia aktivis menunjang kaum akademisi untuk
berinteraksi di kehidupan sosial sebab orientasi mahasiswa sesungguhnya adalah
dapat menerapkan ilmunya dikalangan masyarakat.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar